Film Pengabdi Setan dipuji sutradara film Doctor Strage

Scott Derrickson, sutradara film Marvel Doctor Strange baru-baru ini mengungkapkan apresiasinya pada film Pengabdi Setan besutan sutradara bursatogel Joko Anwar. Pujian tersebut ia publikasikan melalui akun social media Twitter dengan kalimat, “Satan’s Slaves is a well-crafted, shit-scary horror film from Indonesia. (Pengabdi Setan adalah film horor menyeramkan yang dibuat dengan baik dari Indonesia),” @scottderrickson.

 

Film Pengabdi Setan ibarat permata

Lebih jauh Derrickson bahkan hingga menyebut bahwa film horror yang meraih penonton terbanyak di Indonesia itu adalah permata. “Film festivals are all about discovering gems like this one (Festival film bertujuan menemukan permata seperti ini),…”  Mendapatkan ulasan positif dari sutradara internasional tersebut membuat Joko Anwar mengaku senang. Apalagi Derrickson konon salah satu sutradara favoritnya.

 

Lewat akun Instagram-nya, Joko Anwar menulis, “Bangun tidur trus baca sutradara Doctor Strange dan Sinister ngetwit ginian. Kan Bang Cabi jadi senyum-senyum,…” Merespon cuitan Derrickson Joko Anwar mengatakan  “Coming from a director that I admire a lot. This really makes my day. (Datang dari sutradara yang sangat saya kagumi. Ini betul-betul membuat hariku menyenangkan),”

 

Meraih apresiasi luar biasa di luar negeri

Terlepas dari pujian sutradar Doctor Strange tersebut film horror tanah air itu memang menyabet prestasi gemilang dengan menjadi Film Terbaik pada ajang Overlook Film Festival 2018 di Amerika Serikat. Joko Anwar mengungkap hal tersebut lewat unggahan foto di akun Instagramnya @Jokoanwar

 

: “Pengabdi Setan menang Film Terbaik di Overlook Film Festival, festival film horror yg di tahun kedua sudah jadi salah satu festival film paling bergengsi di Amerika Serikat, yang diikuti film-film genre keren seperti Hereditary, Don’t Leave Home, dan Upgrade,” katanya.

 

Akun Instagram gelaran penghargaan perfilman tersebut juga merilis pengumuman kemenangan film Pengabdi Setan. Pada foto tampak actor Muhammad Adhiyat serta Ayu Laksmi sebagai hantu Ibu yang tengah menyandarkan keningnya pada dinding dengan latar aura mengerikan.

 

Pada keterangan foto tersebut tertulis, “From Indonesia, director Joko Anwar brings you SATAN’S SLAVES, and TODAY is your FINAL chance to see it during #OverlookFilmFestival,” sesuai akun @overlookfilmfest.  Diputar di bioskop Meksiko film Pengabdi Setan bahkan sukses masuk dalam daftar 10 besar Box Office dan hingga saat ini sudah diputar di 42 negara serta berbagai ajang festival film.

 

Seluruh sineas yang terlibat dalam produksi film tersebut memang layak berbangga karena film Pengabdi Setan sukses mengalahkan 23 film panjang dengan tema horror dari 12 negara. Sementara pada ajang FFI 2017 pengabdi setan berhasil menyabet hingga 7 piala Citra dari 13 nominasi yang diperlombakan. Pada ajang IBOMA (Indonesian Box Office Movie Awards) prestasi film ini juga layak dibanggakan.

 

Akan dibuat sekuelnya

Rumah produksi Rapi Films, sebagaimana yang telah ditegaskan produser Sunil Samtani telah menyetujui kesepakatan dengan  sutradara Joko Anwar untuk proyek film sekuel Pengabdi Setan yang rencananya akan dirilis di tahun 2019. Namun ia mengaku bahwa konsep film lanjutan tersebut belum dibicarakan dengan lebih detail.

Saat ini ia mengatakan Joko serta tim riset tengah mengerjakan konsepnya karena pihaknya menghendaki film sekuel ini berbeda dari film perdananya. Yang pasti ia menjanjikan bahwa tim produksi film tersebut akan membuat sesuatu yang menantang, lebih bagus dari segi kualitas, sehingga dapat mengalahkan film pertamanya.

 

Alasan dibuatnya sekuel film ini tentu karena film perdananya yang meraih sukses besar baik dari segi kualitas serta raihan penonton di tanah air serta mancanegara. Ia menutup sesi wawancara tersebut dengan mengucapkan terima kasih atas apresiasi seluruh penikmat film atas film dari rumah produksinya.