Aktivitas Politik Dilarang di Cfd

Peristiwa perundungan kepada seorang ibu dan putranya pada kegiatan CFD pekan lalu rupanya berdampak cukup panjang. Video yang merekam seorang ibu yang dirundung oleh kelompok pendukung hashtag #2019GantiPresiden menjadi viral di dunia maya. Salah satu dampak dari peristiwa tersebut adalah pelarangan dilakukannya aktivitas politik pada kawasan bebas kendaraan bermotor ini atau CFD. Satpol PP DKI telah memasang banner bertuliskan larangan tersebut sesuai dengan Pergub nomor 12 tahun 2016 tentang aktivitas di hari bebas kendaraan bermotor Car Free Day

 

  1. Sepanjang Jalan HBKB hanya dapat dimanfaatkan untuk kegiatan yang bertema: A. Lingkungan Hidup B. Olahraga C. Seni dan Budaya
  2. HBKB tidak boleh dimanfaatkan untuk kepentingan partai politik dan SARA serta orasi ajakan yang bersifat menghasut.

 

Artinya sudah jelas bahwa mengenakan kaos dengan tagar yang berkaitan dengan politik dilarang di area bebas kendaraan tersebut. Banner yang dipasang pada pintu masuk CFD jalan Thamrin menurut seorang petugas satpol adalah banner paling besar yang dipasang, selain beberapa banner lain yang membentang di sepanjang jalan Sudirman – Thamrin.

 

Satpol PP bagikan kaos putih

Selain memasang banner berisi pelarangan aktivitas politik di CFD, petugas juga membagikan kaos putih polos bagi warga yang masih bandel mengenakan kaos dengan tagar #2019GantiPresiden di kawasan Car Free Day (CFD) di Jalan Sudirman-Thamrin. Masih menurut petugas pihaknya telah membagikan sekitar 5 karung kaos putih kepada masyarakat di pintu masuk kawasan. Bagi-bagi kaos tersebut rupanya tak hanya dilakukan di satu titik saja namun juga di beberapa tempat yang lain. Selama acara bandar togel tersebut berlangsung petugas Satpol PP dengan tegas melarang warga yang menggunakan symbol-simbol politik.

 

Rencana deklarasi #2019GantiPresiden

Sementara sejak pukul 07.00 WIB sejumlah petugas polisi melakukan penjagaan pada sejumlah tepat di area CFD yang ditelar di ruas jalan Sudirman – Thamrin, Jakarta Pusat. Penjagaan ini dilakukan demi mengamankan acara deklarasi #2019GantiPresiden yang dijadwalkan untuk digelar hari ini. Sejumlah personel terlihat berjaga di sekitar Taman Aspirasi Monas yang berada di kawasan monas serta di daerah Patung Kuda. Para petugas tersebut meliputi personel polisi hingga brigade mobil atau brimob.

 

Seorang petugas mengatakan bahwa dirinya serta rekan-rekan ditugaskan untuk mengantisipasi deklarasi deklarasi #2019GantiPresiden. Karena beredar informasi bahwa deklarasi akan digelar di Patung Kuda maka di kawasan tersebut ditempatkan cukup banyak personel. Selain itu sempat pula ada informasi bahwa deklarasi akan diadakan di Taman Aspirasi. Mardani Ali Sera, Ketua DPP PKS mengakui bahwa sejumlah relawan memang akan menggelar deklarasi #2019GantiPresiden di sekitaran CFD. Keputusan tersebut diambil lantaran derasnya kritik yang muncul berhubungan dengan deklarasi relawan #2019GantiPresiden yang dinilai masih di dalam kawasan Car Free Day.

 

Belum jelas apakah acara yang digelar tersebut telah mendapatkan perizinan dari kepolisian atau belum. Dalam deklarasi itu dikatakan bahwa ketua DPP PKS tersebut akan hadir serta aktivis yang juga mantan aktris Neno Warisman. Lebih jauh Ali Sera mengatakan bahwa pihaknya menghargai Pergub Nomor 12 tersebut dan ruang publik yang steril dari aktivitas politik serta menjamin bahwa kelompok relawan tersebut tak akan mengganggu aktivitas masyarakat di CFD.

 

Karena Taman Aspirasi akan digunakan kegiatan rohani dua kali kebaktian umat Kristiani, maka deklarasi #2019GantiPresiden diputuskan dilaksanakan di Patung Kuda. Dikatakan akan hadir sekitar 300 relawan deklarasi #2019GantiPresiden di lokasi, sementara acara tersebut akan dimulai pada pukul 09.00 WIB.